Jumat, 05 April 2013

Maha Bakti

Sabtu, 23 Maret 2013 aku bangun lebih pagi dari biasanya walaupun mataku masih melekat dengan kelopak mata aku berusaha untuk bangun. Karena aku ingat hari ini ada sebuah agenda dari pramuka yang sudah aku tunggu-tunggu sejak lama yaitu MAHABAKTI. Pertama kali mendengar nama Maha Bakti sangatlah asing ditelingaku, karena sejak smp aku belum mengenal nama itu. Pada pukul 6 pagi akhirnya aku beraangkat ke sekolah untuk mengikuti mahabakti yang akan diselenggarakan di Waduk Sermo yang teletak di Kabupaten Kulon Progo.
Sampai di sekolah te,man-teman sudah menungguku, kami berangkat ke Waduk Sermo pada jam 9 pagi dengan menggunakan truk polisi. Ini adalah momen pertama aku menaiki truk polisi. Awalnya aku ragu untuk menaiki truk polisi itu, namun lama kelamaan aku senang naik truk polisi itu. Sepanjang perjalanan aku hanya diam menikmati indahnya perjalanan. Perjalanan dari sekolah menuju bumi perkemahan sekitar 1 jam
Setelah itu kami melakukan perjalanan bakti. Ketika perjalanan bakti sanggaku merasa sangat lelah, karena jalan yang ditempuh sangat jauh dan juga naik turun, Sangga kami melakukan perjalanan bakti sekitar 1 1/2 jam. Ketika sampai di buper kami sangat senang karena akhirnya perjalanan bakti telah kami lewati.
Hari pertama Maha Bakti tidak dilakukan berbagai aktivitas, namun pada malam hari kami ada agenda yang dinamakan PTA, di agenda itu kami dimarah-marahi oleh dewan ambalan dan alumni.Aku merasa sangat kesal dengan perbuatan para alumni dan dewan ambalan. Di agenda PTA kami melakukan renungan yyang di pandu oleh alumni.Pada akhirnya kami pada malam itu tidur pukul setengah 12. Hari kedua mahabakti lumayan mengasyikkan, karena agendanya hanya lomba-lomba tentang kepramukaan, pada hari itu aku mengikuti lomba aster, masak, dan tarik tambang. Namun dari semua lomba yang aku ikuti aku tidak mendapatkan juara apapun. Pada malam harinya adalah nonton film "Life of Pie", malam itu aku merasa sangat mengantuk dan aku memutuskan untuk tidur saat menonton film, karena hampir semua teman-temanku juga memutuskan untuk tidur. 
Pada  hari ketiga diadakan agenda Tadabur Alam, kami harus berjalan jauh lagi, dan jalan yang kami tempuh bukan jalan yang biasa, kali ini jalan yang kami tempuh sangat ekstrim, tak segan-segan juga kami melewati sungai yang kedalamannya lumayan dalam. Aku sangat merasa risih karena berjalan melewati sungai dan ka,i pun juga tidak diperbolehkan untuk mencopot sepatu, ini adalah hal yang menjijikan karena sepatuku akhirnya basah kuyup dan terisi air pula di dalamnya.Setelah acara Tadabur Alam aku langsung mandi karena aku sudah tidak tahan lagi.Malam harinya adalah upacara api unggun danfinal FKR, aku cukup terhibur dengan penampilan teman-teman yang cukup bagus, ada yang menampilkan Harlem shake,trian daerah,video clip  dll. Dan pada malam itu kami tidur pada pukul 11 malam
Hari terakhir adalah hari yang sangat aku tunggu-tunggu, karena aku sudah merasa sangat bosan dan kami pun kehabisan air. Kami pun juga memutuskan untuk minum air mentah, ini sunggu sangat menyebalkan. kami tiba di sekolah pada pukul 12. Dan aku pun sangat senang. 

 

Jumat, 08 Maret 2013


Kenakalan Remaja
Di zaman modern saat ini para remaja sudah sangat berbeda dengan remaja zaman dahulu.Perbedaan ini dapat dilihat terutama dari pergaulan para remaja,sekarang ini remaja laki-laki maupun perempuan pada malam hari sangat banyak yang berkeliaran di luar rumah padahal seharusnya mereka di rumah untuk belajar tetapi mereka malah melakukan hal yang tidak bermanfaat dan lebih ironinya orang tua mereka memperbolehkan anaknya untuk melakukan hal tersebut.Tetapi pada zaman dahulu para remaja tidak diperbolehkan untuk pergi pada malam hari dan umumnya orangtua mereka juga lebih menyuruh anaknya untuk berada di dalam rumah.
Faktor yang menyebabkan remaja melakukan kenakalan remaja adalah masalah broken home, krisis kewibawaan orang tua dan guru, hubungan yang tidak komunikatif dalam keluarga, kurangnya sosial kontrol orang tua.
Contoh kenakalan remaja pada saat ini yaitu seksual,penggunaan narkoba,bolos sekolah,merokok,tawuran,corat-coret tembok,balapan liar,dll.Contoh tersebut adalah hanya beberapa contoh kenakalan remaja yang terjadi saat ini dan masih sangat benyak kasus lainnya.Pada umumnya remaja pada awalnya tidak mengerti apa arti dan akibat contoh kasus kenakalan remaja tersebut.Maka dari itu mereka mencoba untuk melakukan hal itu.Seperti kasus sekual mereka melukakan itu karena kurangnya pengetahuan reproduksi dan seksual yang benar, membuat banyak remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual pranikah. Bahkan, 60 persen Diantaranya Dilakukan Di rumah sendiri.Berdasarkan hasil Survei Komnas Perlindungan Anak Di 33 provinsi tahun 2008 tentang remaja remaja SMP tidak perawan 62,7 persen dan remaja yang pernah aborsi mencapai 21,2 persen.Bahkan, data PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) tahun 2006 menunjukkan remaja yang mengaku pernah melakukan hubungan seks pranikah adalah remaja usia 13 hingga 18 tahun. 60 persen Diantaranya mengaku tidak menggunakan alat kontrasepsi dan mengaku melakukannya Di rumah sendiri.
Narkoba juga adalah kasus remaja yang sangat sulit untuk dihilangkan.Menurut “Kompas” menyatakan, tercatat, 19 % dari jumlah remaja di Indonesia atau sekitar 14 ribu remaja, diindikasikan menjadi pengguna narkoba.Padahal jika remaja telah menggunakan Narkoba akan menimbulkan efek pemalas dalam melakukan berbagai hal,termasuk belajar.Mereka juga akan sering berbohong dan tidak takut untuk melakukan tindak kriminal,seperti mencuri,hanya untuk demi membeli narkoba.Selain itu mereka juga akan mengalami gangguan kesehatan seperti,hepatitis,HIV/AIDS  y ang sangat membahayakan dan belum ditemukan obatnya hingga saat ini.
Tawuran  di kalangan remaja pada saat ini  sangat sering terjadi terutama para pelajar. dari tahun ke tahun jumlah perkelahian dan korban cenderung meningkat. Bahkan sering tercatat dalam satu hari terdapat sampai tiga perkelahian di tiga tempat sekaligus.Tawuran ini biasanya sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Perkelahian pelajar ini merugikan banyak pihak. Paling tidak ada empat kategori dampak negatif dari perkelahian pelajar. Pertama,pelajar dan keluarganya menerima dampak negatif,jika pelaku tawuran mengalami cedera atau bahkan tewas.Kedua rusaknya fasilitas umum,seperti halte dan fasilitas pribadi seperti,toko dan kendaraan.Ketiga terganggunya proses belajar mengajar karena tawuran.Terakhir kurangnya siswa terhadap toleransi.Para pelajar menganggap bahwa tawuran adalah cara yang paling mudah untuk menyelesaikan masalah mereka dan akhirnya mereka memilih apa saja agar tujuannya cepat tercapai.
Penanggulangan kenakalan remaja yang pertama adalah peran agama,remaja diharuskan untuk memahami norma agama yang berlaku namun mereka juga seharusnya tidak hanya memahami tapi mereka juga perlu untuk melaksanakan norma-norma agama yang berlaku.Hanya dengan landasan agama mereka tidak hanya sekedar hidup tapi mereka juga harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatan kepada Allah SWT.Kedua adalah peran orang tua,orang tua harus cerdik mendidik anaknya agar mereka tidak terjerumus pada kenakalan remaja saat ini.Jika komunikasi antara orang tua dan anak baik maka tidak akan terjaadi kenakalan remaja dan orang tua juga seharusnya memberi contoh bersikap jujur,displin,tanggung jawab,sopan kepada anak-anaknya.Orang tuajuga harus memberi motivasi.Peran ketiga adalah sekolah,guru harus memberikan contoh perbuatan yang baik dan menginformasikan kepada siswanya tentang bahayanya kenakalan remaja serta akibatnya.Salah satu penanggulangan yang paling efektif untuk menanggulangi remaja untuk melakukan kenakalan remaja adalah sekolah memberikan jam pelajaran hingga sore.Terakhir adalah pengembangan kreativitas, sangat penting untuk menyalurkan bakat terpendam yang terkadang remaja sendiri kurang tahu memanfaatkannya. Bakat ini perlu digali dan dikembangkan baik di sekolah atau dalam organisasi remaja. Dengan kreativitas dan karya nyata akan mempertebal rasa percaya diri bagi para remaja.


Kamis, 07 Maret 2013


Kenakalan Remaja
Di zaman modern saat ini para remaja sudah sangat berbeda dengan remaja zaman dahulu.Perbedaan ini dapat dilihat terutama dari pergaulan para remaja,sekarang ini remaja laki-laki maupun perempuan pada malam hari sangat banyak yang berkeliaran di luar rumah padahal seharusnya mereka di rumah untuk belajar tetapi mereka malah melakukan hal yang tidak bermanfaat dan lebih ironinya orang tua mereka memperbolehkan anaknya untuk melakukan hal tersebut.Tetapi pada zaman dahulu para remaja tidak diperbolehkan untuk pergi pada malam hari dan umumnya orangtua mereka juga lebih menyuruh anaknya untuk berada di dalam rumah.
Faktor yang menyebabkan remaja melakukan kenakalan remaja adalah masalah broken home, krisis kewibawaan orang tua dan guru, hubungan yang tidak komunikatif dalam keluarga, kurangnya sosial kontrol orang tua.
Contoh kenakalan remaja pada saat ini yaitu seksual,penggunaan narkoba,bolos sekolah,merokok,tawuran,corat-coret tembok,balapan liar,dll.Contoh tersebut adalah hanya beberapa contoh kenakalan remaja yang terjadi saat ini dan masih sangat benyak kasus lainnya.Pada umumnya remaja pada awalnya tidak mengerti apa arti dan akibat contoh kasus kenakalan remaja tersebut.Maka dari itu mereka mencoba untuk melakukan hal itu.Seperti kasus sekual mereka melukakan itu karena kurangnya pengetahuan reproduksi dan seksual yang benar, membuat banyak remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual pranikah. Bahkan, 60 persen Diantaranya Dilakukan Di rumah sendiri.Berdasarkan hasil Survei Komnas Perlindungan Anak Di 33 provinsi tahun 2008 tentang remaja remaja SMP tidak perawan 62,7 persen dan remaja yang pernah aborsi mencapai 21,2 persen.Bahkan, data PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) tahun 2006 menunjukkan remaja yang mengaku pernah melakukan hubungan seks pranikah adalah remaja usia 13 hingga 18 tahun. 60 persen Diantaranya mengaku tidak menggunakan alat kontrasepsi dan mengaku melakukannya Di rumah sendiri.
Narkoba juga adalah kasus remaja yang sangat sulit untuk dihilangkan.Menurut “Kompas” menyatakan, tercatat, 19 % dari jumlah remaja di Indonesia atau sekitar 14 ribu remaja, diindikasikan menjadi pengguna narkoba.Padahal jika remaja telah menggunakan Narkoba akan menimbulkan efek pemalas dalam melakukan berbagai hal,termasuk belajar.Mereka juga akan sering berbohong dan tidak takut untuk melakukan tindak kriminal,seperti mencuri,hanya untuk demi membeli narkoba.Selain itu mereka juga akan mengalami gangguan kesehatan seperti,hepatitis,HIV/AIDS  y ang sangat membahayakan dan belum ditemukan obatnya hingga saat ini.
Tawuran  di kalangan remaja pada saat ini  sangat sering terjadi terutama para pelajar. dari tahun ke tahun jumlah perkelahian dan korban cenderung meningkat. Bahkan sering tercatat dalam satu hari terdapat sampai tiga perkelahian di tiga tempat sekaligus.Tawuran ini biasanya sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Perkelahian pelajar ini merugikan banyak pihak. Paling tidak ada empat kategori dampak negatif dari perkelahian pelajar. Pertama,pelajar dan keluarganya menerima dampak negatif,jika pelaku tawuran mengalami cedera atau bahkan tewas.Kedua rusaknya fasilitas umum,seperti halte dan fasilitas pribadi seperti,toko dan kendaraan.Ketiga terganggunya proses belajar mengajar karena tawuran.Terakhir kurangnya siswa terhadap toleransi.Para pelajar menganggap bahwa tawuran adalah cara yang paling mudah untuk menyelesaikan masalah mereka dan akhirnya mereka memilih apa saja agar tujuannya cepat tercapai.
Penanggulangan kenakalan remaja yang pertama adalah peran agama,remaja diharuskan untuk memahami norma agama yang berlaku namun mereka juga seharusnya tidak hanya memahami tapi mereka juga perlu untuk melaksanakan norma-norma agama yang berlaku.Hanya dengan landasan agama mereka tidak hanya sekedar hidup tapi mereka juga harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatan kepada Allah SWT.Kedua adalah peran orang tua,orang tua harus cerdik mendidik anaknya agar mereka tidak terjerumus pada kenakalan remaja saat ini.Jika komunikasi antara orang tua dan anak baik maka tidak akan terjaadi kenakalan remaja dan orang tua juga seharusnya memberi contoh bersikap jujur,displin,tanggung jawab,sopan kepada anak-anaknya.Orang tuajuga harus memberi motivasi.Peran ketiga adalah sekolah,guru harus memberikan contoh perbuatan yang baik dan menginformasikan kepada siswanya tentang bahayanya kenakalan remaja serta akibatnya.Salah satu penanggulangan yang paling efektif untuk menanggulangi remaja untuk melakukan kenakalan remaja adalah sekolah memberikan jam pelajaran hingga sore.Terakhir adalah pengembangan kreativitas, sangat penting untuk menyalurkan bakat terpendam yang terkadang remaja sendiri kurang tahu memanfaatkannya. Bakat ini perlu digali dan dikembangkan baik di sekolah atau dalam organisasi remaja. Dengan kreativitas dan karya nyata akan mempertebal rasa percaya diri bagi para remaja.